-->

Kenapa Nabi Sayang Dengan Kucing ? Inilah Faktanya

Tahukah anda bahwa nabi kita muhammad SAW adalah penyayang binatang kucing, akan tetapi bukan hanya kucing, nabi memang sayang kepada semua makhluk hidup dan semua diperlakukan mulia, namun yang banyak mendapat sorotan adalah nabi suka sama kucing.
Dirumahnya nabi mempunyuai kucing peliharaan bernama mueeza, Salah satu sifat kucing peliharaan nabi yang paling beliau sukai adalah ‘Mueeza selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah ngeongnya seperti ngikutin lantunan suara adzan’

Pernah suatu ketika nabi mau ngambil jubahnya, ternyata kucingnya lagi tidur diatas jubahnya, nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri kucing dari jubahnya supaya tidak mengganggu kucingnya yang sedang tidur
Pas Nabi pulang ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada nabi, sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu
Rasulullah SAW menegaskan pada beberapa hadis bahwa kucing tidak najis, dan menyebutnya sebagai binatang yang berkeliling di sekitar rumah, beliau bahkan berwudhu menggunakan air bekas minuman kucing karena dianggap suci.
yang menjadi pertanyaan adalah Bagaimana Rasulullah mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis, padahal seperti kita ketahui bahwa rasul bukanlah seorang dokter ahli, bukankah untuk mengetahui bahwa kucing tidak najis harus melakukan penelitian ilmiah?
Jawabannya adalah semua itu tidak akan terjadi jika ia bukan seorang utusan Allah yang tidak pernah berbicara menggunakan nafsu, Mahabenar Allah ketika berfirman : ”Tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya, Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang di wahyukan (kepadanya)”. ( QS.Al-Najm (53):3-4)
Walaupun nabi tidak membuktikan secara ilmiah, akan tetapi banyak para ahli yang melakukan penelitian, dan akhirnya fakta ilmiah yang berbicara :
FAKTA ILMIAH 1
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri, Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Apakah anda pernah melihat kucing kecebur got dan badannya penuh lumpur hitam ? beberapa jam kemudian, badan kucingpun kembali bersih, itulah lidah ajaib dari kucing yang mampu membersihkan tubuhnya seperti habis mandi.
FAKTA ILIMIAH 2
Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.
Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan, di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus, terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.
Hasil yang didapatkan adalah:
  • Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata tidak berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
  • Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
  • Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil tidak berkuman.
  • Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
  • Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba, Liurnya bersih dan membersihkan.
Komentar Para Dokter yang Bergelut dalam Bidang Kuman
Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing, Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak adalah terdapat pada anjing, manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll) Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya, Ia tdk banyak berjemur dan tidak dekat2 dgn air, Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.
FAKTA ILMIAH 3
Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.
Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi, dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan, selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.
DALIL HADIS
Sisa makanan kucing hukumnya suci, diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah, Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.”
Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana.
Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Abu Qatadah RA, yang mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang kucing, ”Ia tidak najis. Ia binatang yang sering keliling diantara kalian.” Hadis ini diriwayatkan oleh Malik, Ahmad dan imam hadis lain. Oleh karena itu kucing adalah binatang yang badan, keringat, bekas dan sisa makananntya suci (Lih. Ibnu Taimiiyah , Syarh Jawami’ al Akhbar, dengan komentar dari Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al-Barrak.)
Kebiasaan kucing yang dikenal adalah membersihkan dirinya, kucing adalah binatang yang bersih karena kegiatan hariannya adalah membersihkan diri.

Ternyata Beginilah Wujud Asli Malaikat Jibril

Muncul dengan sayap berjumlah enam ratus, beginilah wujud asli malaikat Jibril yang pernah disaksikan oleh nabi Muhammad SAW. Meski begitu, malaikat Jibril yang memiliki julukin Ruh Al-Amin maupun Ruhul ‘qudus lebih sering muncul dengan wujudnya sebagai manusia biasa.
Beginilah Wujud Asli Malaikat Jibril yang Pernah Dilihat Oleh Nabi Muhammad SAW
Tugas utama malaikat Jibril yang diberikan langsung oleh Allah SWT adalah sebagai penyampai wahyu dan sebagai malaikat yang bertugas untuk membawa rezeki bagi manusia. Bentuk asli malaikat Jibril amat jarang ia tunjukkan kepada manusia meskipun ia sempat disebut sebanyak dua kali di Al-Qur’an, yaitu pada surat At Tahrim ayat 4 dan di surat Al Baqarah aya 97 dan ayat 98. Malaikat Jibril sendiri sering disebut sebagai Ar-Ruh Al-Amin atau juga Ruh al Qudus. Sebutan yang paling sering digunakan ialah Ruhul’qudus yang berarti roh kudus.
Ternyata Beginilah Wujud Asli Malaikat Jibril
Bentuk dari Ruhul’qudus yang sejati sendiri sempat dipaparkan pada sebuah kisah tentang masa dimana Nabi Muhammad SAW mendapatkan wahyu dari Allah SWT untuk kali kedua. Pada saat itu, nabi Muhammad SAW memiliki tuntutan untuk secara langsung bisa bertemu atau melihat bentuk asli dari malaikat yang sudah diutus oleh Allah SWT sebagai penyampai wahyu. Hal ini dikarenakan berkali-kali nabi Muhammad SAW bertemu dengan malaikat Jibril tapi tiap kali itu juga selalu dalam bentuk manusia, bentuk samaran malaikat Jibril yang paling sering ia tunjukkan.
Ruhul’qudus setuju dan ia menunjukkan bentuk aslinya, yaitu wujud dengan sayap yang membentang dari barat hingga timur dan jumlahnya yang tidak sedikit yaitu 600 helai. Busana yang dikenakan oleh malaikat Jibril juga berwarna putih, seputih mutiara dan rupa yang amat rupawan. Beginilah wujud asli malaikat Jibril yang ditunjukkan pada hadapan nabi Muhammad SAW. Hal ini ditambah lagi dengan kekuatan dari malaikat Jibril sendiri yang dipercaya penuh mukjizat atau keajaiban yang luar biasa dahsyatnya.
Beginilah Wujud Asli Malaikat Jibril dan Malaikat-Malaikat Lainnya di Dalam Al-Qur’an
Wujud asli dari para malaikat ciptaan Allah tidak akan bisa dilihat oleh manusia jika tanpa kehendak Allah SWT. Hal ini dikarenakan manusia tercipta dari tanah liat yang membuatnya tidak mungkin untuk melihat malaikat yang sepenuhnya terbuat dari cahaya. Bahkan nabi Muhammad SAW yang pernah melihat wujud asli malaikat Jibril hanya pernah melihatnya dua kali. Hal ini ditegaskan di dalam Al-Qur’an, tepatnya di surat An-Najm ayat 13 bahwa nabi Muhammad SAW pernah melihat wujud asli Ruhul’qudus yang memiliki 600 sayap selain ketika ia meminta untuk melihatnya pada saat wahyu kedua diturunkan oleh Allah SWT ke hadapannya.
Selain Jibril, ternyata banyak diceritakan dalam berbagai hadist dan kisah tentang malaikat-malaikat lain seperti malaikat Israfil yang mempunyai sayap jauh lebih banyak, yaitu sekitar 1200 helai. Setiap helai sayap yang dimiliki Israfil konon memiliki ukuran sebesar total sayap dari malaikat Jibril. Ada juga malaikat yang disebut dengan Hamalat al-‘Arsy yang ditugaskan oleh Allah SWT untuk mengangkut Arsy. Pada satu kisah diceritakan bahwa sayap yang dimiliki oleh Hamalat Al-‘Arsy berjumlah 2400 helai dan tiap helainya sebesar jumlah sayap malaikat Israfil, tapi ada juga yang menyebutkan bahwa malaikat tersebut diberikan 70.000 sayap dan kekuatan berbanding dengan 7.000 malaikat. Yang terakhir adalah Jibril dengan sayap membentang dari barat hingga timur berjumlah 600 helai.

Hukum Nyanyian dan Musik Dalam Pandangan Islam

Ini karena sering terdengar bahwa musik dan menyanyi disebut-sebut sebagai hal yang haram. Bagi yang suka dengan musik tapi tidak ingin salah jalan dan menyimpang dari aturan agama, ini ringkasan penjelasannya.


Hukum Nyanyian dan Musik Dalam Pandangan Islam
“Nyanyian” dalam Pandangan Ulama Melalui Hadits
Ada beberapa hadits yang menyatakan bahwa nyanyian itu haram, ini dia dalil-dalil yang sangat jelas mengharamkan nyanyian, musik serta lagu.
a. Rasulullah SAW pernah bersabda dari hadits Abu Malik Al-Asy’ari bahwa alat-alat musik, arak, sutera, dan zina akan dihalalkan oleh sebuah golongan di kalangan umat Islam. “Akan dihalalkan” berarti bukan sesuatu yang halal, dan alat-alat musik menjadi salah satu yang termasuk haram di sini.
b. Rasulullah SAW juga menyatakan sabdanya dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Auf ra bahwa Rasulullah dilarang dari suara yang sesat dan hina, seperti ratapan seseorang saat ia tengah mendapatkan malapetaka sehingga menyakiti diri sendiri dengan menyobek pakaian dan menampar wajah sendiri dengan ratapan syetan. Satu lagi yang dianggap sesat dan hina di sini adalah suara nyanyian yang melalaikan diiringi suara suling syaitan.
c. Ada juga sabda Rasulullah SAW yang terdapat pada hadits Abu Umamahra tentang hukum nyanyian dalam pandangan Islam bahwa akan ada dua syaitan yang diutus Allah SWT untuk menunggangi dua pundak orang yang bernyanyi, dan tumit syaitan akan dipukul-pukulkan ke dada orang tersebut sampai berhenti menyanyi.
d. Ada hadits satu lagi yang menuliskan tentang sabda Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Aisyah ra. Inti dari sabda tersebut adalah nyanyian-nyanyian atau qoynah diharamkan oleh Allah, bahkan nyanyian-nyanyian tersebut tidak diperbolehkan untuk didengarkan, dipelajari, atau bahkan diperjualbelikan. Bahkan semua itu diharamkan oleh Allah.
e. Rasulullah bersabda yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud ra bahwa nifaq bisa ditimbulkan dari nyanyian, seperti kembang yang ditumbuhkan oleh air.
f. Hukum musik menurut Islam serta hukum nyanyian bisa dilihat juga dari firman Allah bahwa adzab yang menghinakan akan diperoleh oleh manusia yang menggunakan kata-kata yang tidak berguna untuk menyesatkan manusia lain tanpa adanya pengetahuan dan bahkan jalan Allah dijadikan sebuah olok-olok membuat manusia lain tersebut jauh dari jalan Allah. Lahwal hadits tersebut ditafsirkan oleh beberapa ulama sebagai lagu, musik atau nyanyian.
g. Disebutkan juga di dalam karya Ibnu Hajar Al Haitami dari kitab Tuhfatul Muhtaj Syarh Al Minhaj bahwa alat musik semacam thunbur dan lain-lain serta setiap alat maksiat seperti kitab maksiat dan salib tidak boleh diambil manfaatnya oleh manusia. Ini sama artinya dengan tidak boleh mengambil untung dari alat musik dengan memperjualbelikannya karena memang jual beli ini haram.
h. Haramkah hukum musik? Bisa dikatakan seperti itu, dan hal ini dikuatkan lagi di dalam I’anatuth Tholibin oleh Al Bakriy Ad Dimyathi bahwa kita wajib untuk tidak mendengar nyanyian dengan suara hasil dari alat musik seperti watr karena hal itu haram.
Bisa dilihat dengan jelas bahwa musik itu haram, begitu juga nyanyian dan lagu, serta alat musik, apalagi kalau diperjualbelikan. Upah yang diterima dari memperjualbelikan alat musik menjadi upah yang tidak halal. Itulah “nyanyian” dalam pandangan ulama dan juga beberapa yang ditunjukkan lewat hadits. Semoga menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi kita sebagai umat Islam yang taat.

Rahasia Ilmiah Mengapa Pacaran Dilarang Dalam Islam

Ada alasan tepat yang tentunya bisa menjawab perihal pacaran yang dilarang dalam Islam. Bahkan syariat Islam pun menganggap bahwa pacaran itu berbahaya, pembuktiannya ada di bawah ini.

Rahasia Ilmiah Mengapa Pacaran Dilarang Dalam Islam
Mengapa Pacaran Dilarang dalam Islam, Apakah Sebegitu Berbahayanya?
Di tahun 2012, ada sebuah hasil penelitian yang dikeluarkan oleh peneliti University of St. Andrews dari Inggris yang menunjukkan adanya reaksi orang yang tengah berpacaran, baik itu laki-laki maupun perempuan. Salah satu hasil penelitian diungkapkan bahwa suhu kulit tubuh perempuan terjadi peningkatan, khususnya bagian dada dan wajah, ketika fisik mereka tersentuh oleh pria. Ada lagi riset lain yang juga dipublikasikan di tahun yang sama di LiveScience dengan judul “The Touch of a Man Makes Women Hot”. Disitu ditunjukkan bahwa gairah se*s perempuan bisa dibakar oleh sentuhan fisik pria.
Amanda Hahn, seorang peneliti dari University of Andrews, mengungkapkan bahwa ketika perempuan melakukan kontak fisik atau sosial dengan laki-laki maka suhu tubuh otomatis meningkat. Suhu bisa meningkat atau wajah dapat memanas ketika sedang marah, merasa ketakutan, atau mengalami stres menurut satu penelitian, tapi ternyata perubahan suhu tubuh juga dipengaruhi oleh emosi lain. Rahasia di balik larangan berkhalwat dan pacaran menurut riset ilmiah telah ditunjukkan melalui sebuah eksperimen.
Eksperimen tersebut adalah di mana sejumlah pria dan perempuan di Inggris dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diperlihatkan foto perempuan heteroseksual dan memberikan rangsangan sambil mnyentuh di beberapa bagian tubuh, seperti dada, wajah, telapak tangan, dan lengan dengan menggunakan sinar probe. Kelompok kedua, ada sentuhan yang didapat para responden di bagian tubuh yang sama dari pasangan yang berlaku sebagai experimenter. Peningkatan suhu tubuh itu benar terjadi pada perempuan, saat merasakan sentuhan, suhu kulit naik hingga 10 derajat Celsius (yang menerima sentuhan adalah telapak tangan dan lengan), sedangkan suhu paling banyak berubah ketika bagian wajah dan dadalah yang menerima sentuhan. Ini bukti ilmiah bahaya berkhalwat dengan yang bukan mahram jadi bukan hanya sekadar gosip.
Sementara itu, saat pria yang memberi sentuhan ke bagian wajah atau dada wanita, peningkatan suhu tubuh terjadi 0,3 derajat Celsius dan paling besar perubahannya terjadi di wajah. Hanya saja, tim peneliti belum bisa memastikan apakah mata telanjang dapat menangkap adanya perubahan itu, atau hanya dapat dideteksi dengan adanya sentuhan. Setelah ada bukti ilmiah mengapa pacaran dilarang dalam Islam, simak juga beberapa hadits terkait.
Tentang hubungan pacaran, Rasullullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa, sekali saja laki-laki tidak diperbolehkan berada di tempat sepi bersama dengan seorang perempuan namun ada pengecualian kalau sang perempuan ada bersama mahramnya. Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman untuk mengatakan kepada laki-laki beriman untuk menahan diri dengan benar, dengan memelihara kemaluannya dan menahan pandangannya supaya mereka hidup suci. Karena Allah SWT selalu tahu apa yang mereka perbuat. Untuk menghindari adanya zina dan hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya pacaran menjadi hal yang dilarang, apalagi di dalam Islam.
Dengan mengetahui seperti apa bukti ilmiah akan efek atau reaksi yang diberikan orang-orang saat berpacaran, berikut juga sabda Rasulullah, kita jadi mengerti akan rahasia ilmiah mengapa pacaran dilarang dalam Islam. Maka keputusan yang paling tepat adalah segera menikah, bukan berpacaran.

Misteri Ya’juj dan Ma’juj, Siapakah Mereka?

Dalam Al-Qur’an, ada disebutkan tentang misteri Ya’juj dan Ma’juj, siapakah mereka? Ya’juj Ma’juj dikenal di Al-Qur’an sebagai seseorang, negara, ataupun kumpulan orang yang muncul ketika hari kiamat sudah akan tiba. Mereka nanti akan muncul dari penjara yang selama ini tidak terlihat oleh mata telanjang dan akan menebarkan kejahatan di manapun mereka bepergian. Nantinya, lawan sepadan mereka adalah Imam Mahdi dan Nabi Isa yang dengan bantuan Allah akan menghabisi Ya’juj dan Ma’juj serta seluruh anak buahnya.

Misteri Ya’juj dan Ma’juj, Siapakah Mereka?
Membahas Tentang Misteri Ya’juj dan Ma’juj, Siapakah Mereka?
Ya’juj dan Ma’juj ternyata tidak hanya dikenal oleh umat-umat Muslim lewat Al-Qur’an, tapi ternyata di Perjanjian Lama nama ini juga muncul dan begitu juga umat Yahudi meyakini bahwa di akhir zaman nanti akan muncul Ya’juj dan Ma’juj yang mereka (baik umat Kristiani dan Yahudi) kenal dengan nama Gog dan Magog.

Misteri Ya’juj dan Ma’juj sudah beberapa kali coba dipecahkan oleh berbagai manusia dari berbagai macam kepercayaan, dan mereka belum pernah bisa memastikan mana yang benar. Pernah Ya’juj dan Ma’juj dikaitkan dengan orang-orang nomad di daerah Eurasia seperti Hun dan orang-orang Mongol bagi penganut kekristenan, sementara umat Islam pernah mengaitkan mereka dengan beberapa suku di sekitar Turki dan nantinya dengan orang-orang mongol.

Banyak orang yang sudah mencoba membuat analisa mendalam mengenai pertanyaan “misteri Ya’juj dan Ma’juj, siapakah mereka?” tapi belum ada yang benar-benar bisa mengetahuinya. Hal ini terjadi karena di berbagai literatur tidak jelas apakah Ya’juj dan Ma’juj merupakan nama orang, kelompok orang, atau tempat, karena di alkitab penyebutan Gog dan Magog sendiri bisa berubah-ubah artinya, sementara Islam menggambarkan Ya’juj dan Ma’juj sebagai sekelompok orang yang senang menyebarkan kejahatan di dunia, dan biasanya menyerang secara bersamaan layaknya sungai yang mengalir deras dari atas gunung.

Misteri Ya’juj dan Ma’juj, Siapakah Mereka? Sudahkah Mereka Muncul di Zaman Ini?
Mengingat Ya’juj dan Ma’juj sering dikaitkan dengan akhir dari dunia bagi umat Muslim, tentu saja mereka akan melontarkan pertanyaan berbunyi “Ya’juj dan Ma’juj, sudahkah muncul?” yang jawabannya bisa ditemukan di Al-Qur’an. Ya’juj dan Ma’juj bukanlah makhluk yang baru akan muncul ketika kiamat tiba, melainkan mereka merupakan sebuah kaum yang sudah cukup lama ada di dunia, ditandai dengan cerita ketika Dzulkarnain berpetualang dan menemukan sekelompok kaum yang hanya mengerti sedikit kata-kata.

Untuk menguak misteri Ya’juj dan Ma’juj, kita harus mencoba mencermati cerita ini, dimana kaum tadi ternyata meminta bantuan Dzulkarnain untuk membuat sebuah pelindung yang akan memisahkan kaum tersebut dengan orang-orang Ya’juj dan Ma’juj yang senang membuat kekacauan di dunia. Dzulkarnain menyetujui permintaan kaum tersebut, tapi kemudian memberi tahu mereka bahwa pelindung tadi hanya akan bertahan dengan izin dari Allah, dan Allah suatu saat akan menarik perlindungannya dan membuat Ya’juj dan Ma’juj mampu menghancurkan pelindung tersebut, dan mereka akan kembali membuat kekacauan di muka bumi, dan akan muncul dari setiap bukit layaknya air yang mengalir dengan deras. Bentuk dari Ya’juj dan Ma’juj dalam Islam sendiri digambarkan sebagai sekelompok makhluk yang jumlahnya hanya bisa dihitung oleh Allah, dimana tinggi mereka hanya setengah ukuran manusia biasa dan memiliki cakar yang tajam serta ekor yang berambut.

Semoga dengan tulisan ini, kita semua bisa lebih mengetahui tentang Ya’juj dan Ma’juj, serta bisa sedikit mengobati kehausan akan pertanyaan “Misteri Ya’juj dan Ma’juj, siapakah mereka?”

Misteri Angka Kelahiran Manusia Menurut Al-Quran

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya bahwa Al-Quran memiliki banyak pesan yang tersurat maupun tersirat, seperti kode yang nantinya akan tersingkap suatu saat. Meski sudah banyak orang mengetahui makna dan memahami Al-Quran, masih ada banyak misteri yang meliputi isi dan berbagai aspek dari Al-Quran itu sendiri.

Misteri Angka Kelahiran Manusia Menurut Al-Quran
Sebagai sebuah kompendium dari wahyu-wahyu yang secara langsung diberikan dari Tuhan melalui Rasulnya, Al-Quran disampaikan menggunakan pendekatan visual. Maksudnya penggambaran dari hal yang dijelaskan di dalam Al-Quran selalu menggunakan penggambaran citra.Manfaat dari rancangan Tuhan ini bertujuan agar manusia di segala zaman, segala usia, dan segala tingkat kepandaian bisa mengerti isinya. Tetap saja, masih ada banyak hal yang terselubung di dalamnya. Salah satu yang paling mencengangkan adalah misteri angka kelahiran manusia menurut Al-Quran.
Karakter Juz
Al-Quran terdiri dari 30 juz yang masing-masingnya melingkupi satu atau lebih surat. Surat-surat tersebut berisikan banyak hal, tentunya yang berkaitan dengan judul dari surat tersebut. Setiap surat memiliki isi yang berbeda tetapi orientasinya cenderung sama. Yaitu sebagai pedoman dan pembelajaran untuk manusia. Ternyata jika kita lihat lebih jauh, setiap juz memiliki karakter-karakter tersendiri berdasarkan ayat-ayat yang terkandung di dalamnya. Bagaimana pun karakter tersebut dilihat dari berbagai aspeknya, bisa dicocokkan dengan karakter manusia. Hal inilah yang menjadikan dasar bahwa setiap juz merupakan sebuah pencerminan dari karakter manusia.
Yang menjadi masalah adalah masalah penanggalan. Apakah sistem tarikh yang digunakan adalah sistem hijriyah yang berdasarkan kepada bulan, ataukah sistem Masehi yang berdasarkan matahari. Jika anda mendasarkan perhitungan ini dengan penanggalan hijriyah maka tidak akan ada masalah karena setiap bulan hijriyah tidak ada yang jumlah harinya melebihi 30. Tetapi jika anda menggunakan penanggalan masehi akan sulit menentukan karakter anda jika anda lahir pada tanggal 31. Oleh karena itu jika anda lahir pada tanggal 31, paling baik anda melakukan rekonsiliasi karakter dari tanggal 1 dan 30 yang merupakan elemen penjumlahan dari 31. Ada banyak perkiraan mengenai hal tanggal 31.
Bukan Ramalan tetapi Sudut Pandang dari Karakter Diri
Jika anda bertanya, memang manusia bisa digeneralisasikan menjadi 30 jenis? Jawabannya tidak. Tetapi paham ini tidak menyalahi generalisasi tersebut. Terdapat klaim bahwa interpretasi dari setiap juz akan berbeda sesuai dengan orang yang membacanya. Sama seperti ketika anda berusaha bermusyawarah, setiap orang memiliki sudut pandang yang berbeda. Hal ini terjadi karena karakter manusia dan tingkat pengetahuannya berbeda-beda. Oleh karena itu, untuk menemukan jati diri anda, anda bisa mencerminkan diri dengan juz yang diwakili oleh tanggal lahir anda. Anda mungkin bisa menemukan sesuatu di dalamnya. Untuk meyakinkan diri anda, anda bisa menggunakan tanggal lahir anda di kedua penanggalan untuk menafsirkan diri anda sendiri.
Penafsiran ini bukanlah ramalan seperti yang dilakukan oleh astrologi. Penafsiran ini adalah semacam buah pikiran dari orang yang berhasil menentukan perbedaan dari setiap juz yang ada dalam al-Quran dan menemukan kaitannya dengan karakter manusia. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian observatif psikologis kepada manusia langsung dan juga rasionalisasi setiap juz yang ada di dalam Al-Quran. Meski tidak bersifat absolut, konsep ini merupakan awal dari terungkapnya rahasia yang terdapat dalam Al-Quran. Di masa depan akan ada pembuktian mengenai konsep ini. Anda percaya dengan misteri angka kelahiran menurut Al-Quran?

Ini Dia Alasan Islam Melarang Perkawinan Sedarah

Ini Dia Alasan Islam Melarang Perkawinan Sedarah
Sejak kita masih di sekolah dasar kita sudah tahu dari mata pelajaran agama, bahwa Nabi Adam AS dan istrinya, Siti Hawa, harus menikahkan anak-anak  laki-laki mereka dengan anak-anak perempuan mereka sendiri secara silang antara kembar yang satu dengan kembar yang lain. Perkawinan sedarah yang tak terelakkan. Perkawinan inilah kemudian menjadi nenek-moyang-buyut seluruh umat manusia di planet bumi ini. 
Pada saat itu Nabi Adam AS dan istrinya harus menikahkan anak-anak mereka sendiri. Itu perintah Allah SWT. Jadi, perkawinan sedarah pada saat itu bukan saja tidak aneh tetapi merupakan satu-satunya jalan yang harus ditempuh. 
Tapi bagaimana jika hal seperti ini masih dilakukan oleh segelintir orang diantara 7 milyar lebih manusia di atas planet bumi ini yang bisa dijadikannya pilihan untuk dijadikan pasangan hidup? Masihkah sahabat-sahabat semua merasakan bahwa itu adalah suatu yang wajar? 
Kenyataannya, hal ini terus berlanjut hingga sampai sekarang. Pada jaman modern ini kita membaca dari media tentang beberapa kasus kawin sedarah (Incest) yang menggempar dunia. Misalnya di Amerika, ada kasus Dr Bruce McMahan yang menikahi putrinya sendiri Linda McMahan. Di Australia ada Jhon Earnest Deaves yang juga menikahi putrinya sendiri, Jennifer Anne Deaves. Tentu masih banyak kasus lain yang tak terekam oleh awak media. 
Lalu, muncul pertanyaan, bolehkah kita kawin dengan keluarga kita sendiri? Bagai mana pandangan agama tentang perkawinan sedarah ini? Apa betul bahwa jika kita menikah dengan saudara kandung maka anak-anak kita nanti akan menderita cacat? Apakah ada manfaat jika kita kawin dengan saudara sendiri? Apa pula mudharat/kerugiannya?
Begitu banyak misteri yang harus kita bahas tentang kawin sedarah ini. Dan itu semua merupakan daya tarik yang membuncah-buncah rasa penasaran dan membuatnya haus untuk segera mendapat jawaban. 
Namun, pada kesempatan ini, mungkin Kumpulan Misteri tidak bisa membahasnya secara detail semua pertanyaan yang tertulis di atas. Tapi, setidaknya semua pertayaan itu akan menjadikan kerangka tulisan kita ini selanjutnya. Oleh karena itu, jika kawan-kawan juga tertarik untuk menyibak misteri kawin sedarah, ada baiknya kawan-kawan membaca tulisan ini sampai titik terakhir. 
Pertanyaan pertama, bolehkah kita kawin dengan keluarga sendiri? 
Untuk menjawab ini, Kumpula Misteri hanya akan memberikan beberapa contoh analogi. Silakan Sahabat-sahabat berpendapat dengan logika masing-masing. 
Contoh pertama, anak laki-laki kawin dengan ibunya. Lalu mereka dikaruniai anak-anak yang lucu-lucu. Nah, apakah anak-anak ini akan memanggilnya ibu atau nenek? Apakah si ibu akan memanggilnya anak atau cucu? Lalu, jika bertemu dengan anak tetangga, maka hal itu suatu saat pasti akan dibahas juga bahwa ayah mereka menikahi neneknya? Bukankah jika hal itu terus-menerus berlangsung akan menganggu psikologi mereka? Sehingga, akhirnya tumbuh menjadi anak-anak yang penyendiri, pemurung, dan membenci orang-orang. 
Contoh kedua, seorang abang menikahi adik atau kakak perempuannya. Ini persis seperti kisah anak-anak Nabi Adam AS dan Hawa. Habil yang nyaris menikahi Iklima dan Qabil yang nyaris menikahi Labuda. Namun, pernikahan ini batal. Karena Qabil tidak terima dinikahkan dengan Labuda – saudara kembar si Habil. Qabil cemburu kepada Habil yang akan dinikahkan dengan Iklima, yang tak lain adalah saudara kembarnya. Singkat cerita, karena rasa cemburu itu akhirnya Qabil membunuh Habil, yang tak lain adalah saudara kandungnya sendiri. Itulah kasus pembunuhan manusia yang pertama kali yang terjadi di sepanjang sejarah manusia di bumi ini. 
Kita harus ingat juga bahwa pada masa itu, diplanet ini hanya ada 21 pasangan manusia. Yakni,  ada Nabi Adam AS yang berpasangan dengan Istrinya, Siti Hawa, lalu ada anak-anak mereka yang terdiri dari 20 pasangan, 20 orang laki-laki dan 20 orang perempuan. Tuhan maha kuasa. Setiap melahirkan Siti Hawa selalu melahirkan kembar yang terdiri dari 1 laki-laki dan 1 perempuan. 
Pada masa itu perkawinan sedarah dibenarkan. Mengapa? Jawabannya sangat jelas, karena tidak ada lagi manusia selain mereka di bumi ini. 
Kok dulu boleh sekarang tidak? 
Bagini, jika kebetulan Sahabat saat ini beragama Islam lalu dipaksa untuk memeluk agama Kristen atau Yahudi, yang nota benenya datang terlebih dahulu itu, apakah Sahabat mau? Kumpulan Misteri yakin, Sahabat tak akan mau memeluk kedua agama terdahulu itu walaupun dipaksa. Bahkan, Kumpulan Misteri yakin Sahabat akan rela mengorbankan nyawa Anda sekalipun. Padahal kedua agama itu juga adalah agama samawi, agama yang berasal dari sumber yang sama, yakni dari Allah SWT. Anda meyakini kedua agama itu tapi tidak mau menganutnya. Why? Mengapa begitu?
Ketika Anda menderita Flu berat maka dokter specialist memberi resep kepada Anda untuk meminum obat merk “A”. Obat itupun bereaksi dengan cepat. Karena pada saat itu obat merk A adalah obat yang paling cocok. Sehingga, 3 hari kemudian flu Anda menjadi flu ringan. Lalu, Anda datang kembali kepada dokter itu lagi. Oleh si dokter Anda diberikan obat dengan merk “B”. Mengapa? Karena dokter itu sangat paham. Obat A sekarang sudah tidak cocok lagi. Yang cocok adalah obat B. Jika masih dikasih obat merk A juga bisa-bisa malah akan menimbulkan penyakit lain.  
Bagitu jugalah mengapa dulu perkawinan sedarah itu dibolehkan tetapi sekarang sudah tidak dibolehkan lagi. Dahulu Yahudi dan Kristen itu juga adalah obat merk A pada masanya, benar. Tetapi sekarang sudah tidak cocok lagi. Ada Islam yang menjadi obat merk B yang lebih cocok.  
Lagipula, apa Anda mau nikah dengan saudara Anda sendiri? Apa Anda punya nafsu melihat aurat saudara kandung sendiri? Jika iya, saya rasa Anda punya masalah psikologi. Karena, menurut saya, psikologi itu sangat berpengaruh terhadap seks. Apakah itu benar atau tidak, saya bukan pakar seksologi. 
Pertanyaan kedua, Bagai mana pandangan agama tentang perkawinan sedarah ini?
Dikarenakan saya adalah seorang muslim maka saya akan mengulas pertanyaan ini sesuai dengan agama yang saya anut. Jika ada di antara kawan-kawan pembaca yang bukan muslim, saya persilakan untuk mencari jawaban pada agama-agama yang kawan anut? Mungkin saja berbeda dari hukum yang berlaku di dalam Islam. 
Firman Allah dalam surat An Nisa’ ayat 23 yang artinya berbunyi :
حُرِّمَتْ عَلَيْكُمْ أُمَّهَاتُكُمْ وَبَنَاتُكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ وَعَمَّاتُكُمْ وَخَالَاتُكُمْ وَبَنَاتُ الْأَخِ وَبَنَاتُ الْأُخْتِ وَأُمَّهَاتُكُمُ اللَّاتِي أَرْضَعْنَكُمْ وَأَخَوَاتُكُمْ مِنَ الرَّضَاعَةِ وَأُمَّهَاتُ نِسَائِكُمْ وَرَبَائِبُكُمُوَرَبَائِبُكُمُ اللَّاتِي فِي حُجُورِكُمْ مِنْ نِسَائِكُمُ اللَّاتِي دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَإِنْ لَمْ تَكُونُوا دَخَلْتُمْ بِهِنَّ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ وَحَلَائِلُ أَبْنَائِكُمُ الَّذِينَ مِنْ أَصْلَابِكُمْ وَأَنْ تَجْمَعُوا بَيْنَ الْأُخْتَيْنِ إِلَّا مَا قَدْ سَلَفَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَحِيمًا
Artinya : “Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu, anak-anakmu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan, saudara-saudara ibumu yang perempuan, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki, anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan, ibu-ibu yang menyusukan kamu, saudara perempuan sepersusuan, ibu-ibu isterimu (mertua), anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaan kamu dari isteri yang kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya, (dan diharamkam bagimu) isteri-isteri anak kandungmu(menantu), dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masalampau, sesunggguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Mengungkap Misteri Keberadaan Keris Empu Gandring

Keris yang dibuat oleh Mpu Gandring memang terkenal dengan kehebatannya. Namun, juga memiliki kutukan yang mengerikan. Bahkan keturunan Raja Singosari pun harus meninggal karena keris tersebut. Memangnya apa yang membuat keris yang satu ini memiliki kesaktian yang mengerikan? Bagaimana kisahnya?
Mengungkap Misteri Keberadaan Keris Empu Gandring
Keris Mpu Gandring yang Terkutuk
Dikisahkan bahwa ada seorang pembuat keris di kerajaan Singasari yang terkenal sakti. Keris buatannya selalu memiliki kekuatan gaib yang membuat pemiliknya menjadi sakti. Hingga suatu saat Ken Arok, meminta si pandai keris tersebut membuatkan satu untuknya.
Ken Arok berpesan agar keris yang dibuat nantinya harus lebih baik dan sakti ketimbang buatan Empu sebelumnya. Hal inilah kemudian yang membuat Mpu Gandring sedikit bergidik. Pasalnya, keris tersebut juga harus jadi dalam waktu semalam saja.
Bukannya tidak mampu membuat keris yang sakti, namun ada sedikit kecemasan dalam diri Mpu yang satu ini jika keris yang dibuatnya nanti sesuai keinginan sang pemesan.
Diceritakan konon, Mpu Gandring mengambil bahan baku keris dari luar angkasa. Tidak heran jika memiliki kekuatan yang tidak tertandingi seperti yang ada di bumi. Bahkan keris tersebut kemudian diisi dengan hal-hal gaib untuk mendukung kesaktiannya.
Sampai pada suatu hari, Ken Arok mendatangi Mpu Gandring untuk menagih keris pesanannya. Namun, sang Mpu mengatakan bahwa keris tersebut belum jadi, yakni bagian sarung keris yang belum sempurna dibuat. Tidak sabar dengan pekerjaan Mpu yang dinilai lama, Ken Arok kemudian merebut keris yang belum jadi 100% tersebut.
Kemudian, untuk mencoba kesaktiannya, Ken Arok menusukkan keris tersebut ke tubuh Mpu Gandring. Sebelum kematiannya, Mpu Gandring melunasi kesaktian kerisnya dengan sebuah kutukan. Mpu Gandring berucap bahwa keris tersebut akan membunuh Ken Arok dan 7 turunannya nanti. Ken Arok yang memang tidak percaya dengan ucapan sang Mpu, tetap menyimpan keris tersebut baik-baik.
Ternyata kutukan sang Mpu benar-benar terjadi. Ken Arok dan 7 turunannya harus mati di mata keris buatan Mpu Gandring. Inilah yang menyebabkan kerajaan Singasari kacau dan runtuh. Lalu di mana keberadaan keris itu sekarang ini? Apakah masih disimpan oleh keturunan Ken Arok?
Keberadaan Keris Empu Gandring
Keris tersebut dikisahkan terkubur di kawah Gunung Kelud. Mengapa sang keris bisa berada di dasar kawah gunung? Siapa orang yang bisa menguburnya? Tentu saja, ini juga merupakan sebuah kepercayaan.
Dikisahkan setelah terjadi peperangan saudara yang diakibatkan oleh sebilah keris, Pulau Jawa saat itu dalam keadaan yang tidak stabil. Yakni sering terjadi bencana alam yang mencemaskan. Hal ini kemudian memberikan ide Batara Guru untuk memindahkan gunung Mahameru yang dulunya berada di India ke pulau Jawa. Dalam proses pemindahan, tanah-tanah gunung Mahameru tercecer hingga membentuk beberapa gunung kecil seperti Lawu, Wilis, Bromo, dan salah satunya Kelud. Nah... pada saat itulah keris tersebut terkubur di kawah Gunung Kelud.
Banyak orang yang merasa bahwa keris tersebut memang benar-benar berada di kawah gunung Kelud. Namun hingga saat ini belum ada yang bisa membuktikannya secara nyata.
Beberapa orang telah banyak yang mencari keberadaan keris Mpu Gandring. Tujuannya pun beragam, mulai dari membuktikan kebenaran legenda, sampai ingin memilikinya untuk kepentingan pribadi.
Namun, penelitian secara ilmiah dan klenik sudah pernah dilakukan. Namun, hasilnya masih nihil. Keris tersebut seperti benar-benar ditelan bumi. Namun, ada beberapa kalangan yang menyatakan bahwa keris tersebut memang terkubur di kawah Gunung Kelud. Jadi akan sangat sulit untuk diambil untuk bukti.
Keris Merupakan Warisan Budaya Indonesia
Keris meruapakan salah satu warisan budaya Indonesia yang diakui oleh Unesco. Unesco telah mengakui keris sebagai budaya indoensia sejak tahun 2006. Keris merupakan salah satu senjata yang memiliki ujung runcing dan tajam. Bentuk keris biasanya unik, yakni tidak simetris. Keris dwasa ini hanya digunakan sebagai hiasan saja.
Namun, beberapa keris juga dipercaya memiliki kekuatan gaib. Terlebih lagi keris yang dipercaya dibuat ratusan tahun yang lalu. Biasanya keris-keris yang dipercaya memiliki kekuatan gaib ini diperlakukan khusus. Seperti dimandikan dengan bunga pada hari tertentu dan disimpan di tempat khusus.
Tidak heran jika keris yang dipercaya memiliki kekuatan gaib ini memiliki harga yang tidak murah. Bahkan beberapa orang tidak mau menjual keris miliknya karena sudah turun-temurun dimiliki oleh nenek moyangnya.
Sama halnya dengan keris Mpu Gandring yang terkenal sangat sakti di atas. Banyak juga yang ingin memilikinya karena tujuan tertentu. Namun, mengungkap misteri keberadaan keris Empu Gandring untuk saat ini masih jauh dari kata tercapai. Tapi siapapun nantinya yang menemukan, semoga digunakan untuk jalan kebenaran.

Back To Top