-->

Hati-Hati, Ada Lambang Yahudi di Sajadah Anda

Belakangan ini, beberapa kali kembali muncul artikel dengan judul “hati-hati, ada lambang Yahudi di sajadah anda!” Jika anda adalah seorang muslim, tentu anda akan menjadi waswas mendengar berita ini, atau mungkin anda akan segera mengganti saja sajadah yang anda gunakan di rumah sebagai sebuah langkah terbaik. Sebelum anda melakukan hal itu, ada baiknya sama-sama kita melihat apakah hal tersebut benar atau hanya berita palsu?
Hati-Hati, Ada Lambang Yahudi di Sajadah Anda
“Hati-Hati, Ada Lambang Yahudi di Sajadah Anda!”Benarkah?
Dari artikel yang memiliki judul di atas, penulisnya mengatakan tentang adanya beberapa simbol “Yahudi” yang dicetak di atas sajadah kita. Setelah melalui penelusuran lebih lanjut, ternyata simbol yang mereka sebut sebagai simbol Yahudi tidak lain adalah simbol dari organisasi Freemason. Lagi, menurut mereka, Freemason merupakan sebuah organisasi rahasia yang digerakkan oleh Yahudi dari belakang layar.
Kembali pada topik bahasan mengenai lambang Yahudi dalam Sajadah yang tertulis pada catatan tersebut, dituliskan juga bahwa pihak Yahudi melakukan sebuah taktik licik dengan nama pengiriman pesan bawah sadar (subliminal message) pada umat muslim dengan cara meletakkan simbol-simbol khas Yahudi di tempat para muslim melakukan ibadah Sholat mereka. Di artikel dengan judul “Hati-hati ada lambang Yahudi di Sajadah Anda!” tersebut juga ada beberapa argumen yang menunjukkan gambar poster Freemason yang dinilai menjadi dasar dari pesan bawah sadar yang secara terus-menerus dipaparkan pada umat muslim.
Yang digaris bawahi sebagai simbol Yahudi dari poster Freemason tersebut adalah:
  • Lantai dengan corak alas catur
  • Simbol bulan sabit & bintang di bagian kanan langit malam
  • Dua pilar sejajar yang dikenal sebagai Joachim & Boaz
Menurut artikel tersebut juga, lambang Yahudi dan artinya pada Sajadah tersebut adalah sebagai berikut:
  • Lantai corak catur menggambarkan lokasi ritual bangsa Yahudi
  • Bulan dan Bintang adalah simbol ritual mason yang tidak diketahui umat Islam dan malah digunakan sebagai lambang di beberapa negara
  • 2 pilar yang berarti kita sedang menyokong pihak Yahudi atau paling tidak rela menjadi pilar kejayaan mereka
Bukan hanya pada sajadah, ternyata jika kita mencari lewat internet maka akan banyak artikel yang menuliskan tentang banyaknya lambang Yahudi di sekitar kita. Salah satu artikel menuliskan bintang David yang menjadi logo negara Israel disebut-sebut sering dimunculkan di sekitar kita tanpa kita sadari, yaitu dalam bentuk gambar salju mikroskopik yang disebut palsu dan tipu daya pihak Yahudi. Contoh lain dari kejadian ini adalah lambang dari Freemason yang terdiri dari jangkar terbuka 45 derajat dan penggaris siku yang dimiringkan sehingga bentuknya mirip huruf “V”. Ketika keduanya digabung, maka bentuk yang akan muncul mirip seperti bangun belah ketupat. Menurut penulis artikel tersebut, penyisipan simbol ini ada pada salah satu logo saluran TV swasta.
Kelemahan Artikel “Hati-Hati Ada Lambang Yahudi di Sajadah Anda” dan Artikel Sejenisnya
Pareidolia dan Apophenia sepertinya cukup untuk meruntuhkan kepercayaan mereka. Pareidolia merupakan kombinasi dari kata para (salah) dan Eidolon (gambar). Pareidolia adalah sebuah fenomena psikologis dimana seseorang akan mencoba membuat sebuah bentuk dari hal yang seharusnya tidak menggambarkan bentuk itu.
Apophenia akan lebih jelas menghentikan harapan tentang lambang Yahudi di sajadah, karena penjelasan dari apophenia sendiri adalah suatu kondisi dimana seseorang akan mencoba melakukan penyamaan pola terhadap sesuatu, dan hal tersebut belum tentu benar. Meski begitu, kita tidak bisa menganggap salah terhadap apa yang ada dalam artikel “hati-hati ada simbol Yahudi di Sajadah anda”

Mengungkap Kebenaran Misteri Foto Bertiga

Misteri foto bertiga sudah sejak lama menghantui golongan remaja di Indonesia. Sebagai seorang manusia, kita menganggap hal yang tidak masuk di akal kita sebagai takhayul. Lalu hadir pencerahan yang bernama ilmu pengetahuan yang memberikan penjelasan yang akhirnya membuat banyak hal menjadi masuk akal. Takhayul pun sedikit demi sedikit menghilang dari otak manusia digantikan pemikiran yang logis dan rasional.
Misteri Foto Bertiga
Para remaja yang sedang mengalami fase untuk mengekspresikan diri, menggunakan media kamera dan foto untuk menunjukkan dirinya. Mereka juga menyukai cerita-cerita seram yang dikait-kaitkan dengan hal-hal yang ada di sekitar mereka. Termasuk kamera. Mereka seringkali menganggap bahwa kamera bisa dijadikan medium untuk menangkap hal yang bersifat supernatural dan meyakini mitos-mitos terkait itu. Salah satu misteri yang paling terkenal adalah misteri foto bertiga.
Sebagian dari masyarakat kita percaya bahwa jika kita mengambil foto dari tiga orang, maka yang posisinya berada di tengah kedua temannya akan lebih dahulu pergi meninggalkan dunia ini. Belum lagi hal itu disebut sebagai pamali, sebuah istilah yang digunakan untuk menentukan apakah suatu benda atau sikap akan mendatangkan bala. Ya, hal itulah yang beredar luas saat ini.
Hasil Impor
Tahukah anda, bahwa misteri ini bukanlah buatan anak remaja di Indonesia atau hanya simbol dari ketakutan masyarakat senja terhadap teknologi yang baru. Misteri ini bahkan bukan misteri yang berasal dari Indonesia. Anggapan ini adalah anggapan yang diimpor dari Vietnam, di mana mereka menganggap bahwa kilat yang muncul dari lampu dan gas akan mengambil jiwa orang yang berada di tengah dalam sebuah foto bertiga, dan orang tersebut akan meninggal dunia karena jiwanya terambil.
Hal ini kemungkinan merupakan hasil dari manifestasi ketakutan masyarakat Vietnam yang mendapati bahwa penjajah yang berasal dari Perancis berabad-abad lalu membawa sesuatu yang digunakan untuk mengambil gambar dan menyala terang ketika diaktifkan. Mereka menganggap bahwa itu adalah sebuah praktek sihir di mana penjajah tersebut berusaha membunuh mereka. Lalu akhirnya misteri yang menyelubungi kamera pun lahir. Anda perlu tahu bahwa salah satu prototipe calon kamera modern pertama dibuat di Paris, patutlah misteri ini lahir dari bangsa yang dijajah Perancis.
Sementara itu, angka tiga merupakan angka yang memiliki banyak makna di berbagai kebudayaan. Vietnam, tempat lahir misteri tersebut secara geografis terpengaruh oleh kepercayaan bangsa Cina yang seharusnya menganggap bahwa angka tiga adalah angka keberuntungan. Sayangnya, Vietnam adalah salah satu bangsa yang mengalami akulturasi budaya yang besar ketika penjajahan, mereka mengambil mitos bahwa angka tiga membawa kesialan, hasilnya mitos foto bertiga pun lahir.
Di Indonesia
Ketika kamera dikembangkan di Indonesia, pada tahun 1857 di Batavia, masyarakat belum mengetahui mengenai hal tersebut. Baru lama kemudian ketika kamera bisa digunakan banyak orang secara bebas, mitos tersebut menyebar. Bahkan ada mitos terkait kamera bahwa jika ada orang berfoto bertiga, maka ada satu makhluk halus yang ikut berfoto bersama mereka untuk menemani orang ketiga, seringkali menimbulkan penampakan fotografis. Keyakinan ini pun masih ada hingga sekarang.
Mengenai keyakinan anda, semuanya terserah kepada anda. Pamali memang merupakan sistem budaya kuno yang masih banyak yang menganutnya. Banyak juga kejadian naas yang menimpa manusia karena dianggap melanggar pamali. Jika anda butuh pembuktian, anda bisa mencoba mengambil foto dengan dua orang teman anda, gunakan lampu blitz dan ambillah foto ditempat yang gelap. Ketika shutter ditekan, dan lampu blitz menyala anda pasti akan merasa pusing. Mungkinkah itu pertanda bahwa sebagian kecil jiwa anda sudah terambil? Mungkin itulah kebenaran dari misteri foto bertiga.

Nabrak Kucing Bawa Sial, Antara Mitos dan Logika

Mungkin banyak dari kita yang sering mendengar mitos sial kematian kucing bagi si penabraknya, atau bahkan kita percaya dan pernah mengalami hal tersebut. Yang diceritakan oleh mitos ini adalah jika kita menabrak seekor kucing dan tidak melakukan penguburan secara layak maka niscaya kita akan mengalami kecelakaan, ban bocor, atau bahkan hal-hal yang bisa dihitung sebagai kesialan di sisi sang penabrak.
Nabrak Kucing Bawa Sial, Antara Mitos dan Logika
Benarkah Mitos Sial Kematian Kucing Bagi si Penabraknya?
Suatu hari, seorang pekerja kantoran pergi kerja dengan terburu-buru karena ia bangun terlambat. Di jalan, ia tidak sengaja menabrak kucing dan kucing tersebut tewas. Sepanjang jalan, ia kemudian berpikir tentang mitos menabrak kucing yang selama ini tersebar di masyarakat Indonesia secara umum. Ketika sesuatu yang buruk terjadi, kemudian dia akan mengeluh dan membawa-bawa saat dimana ia menabrak kucing yang kini sudah tiada tadi pagi.
Kurang lebih, begitulah efek dari mitos yang  berkembang di masyarakat kita bahkan hingga dewasa ini. Ketika seseorang menabrak kucing di jalan, maka mereka akan mengalami kesialan sepanjang hari. Konon diceritakan juga bahwa ada cara menangkal kesialan yang akan diberikan oleh kejadian menabrak kucing tersebut, yaitu dengan cara mengubur sang kucing dengan cara yang layak, dan mendoakan arwahnya agar tenang. Jika hal tersebut maka niscaya kita akan dijauhkan dari kemarahan kucing yang sudah tertabrak dan secara tidak sengaja terenggut nyawanya oleh kita yang menabrak.
Jika ada yang apes atau tertimpa sial dari kejadian tersebut, maka itu adalah sang kucing. Mitos sial kematian kucing bagi si penabraknya hanyalah sesuatu yang muncul entah darimana dan menjadi terkenal, serta terbawa dalam kultur bangsa selama generasi ke generasi. Cara penangkalan kesialan yang harus mengubur kucing sebenarnya juga tidak bisa dikatakan sebagai cara penangkal, melainkan sebuah common sense yang seharusnya dimiliki semua orang, karena itu adalah hal yang memang sudah seharusnya dilakukan. Penangkal kesialan ini juga menjadi tidak mungkin ada karena mitosnya sendiri bukanlah sesuatu yang logis.
“Tapi Benar Loh, Mitos Sial Kematian Kucing Bagi si Penabraknya!”
“Tapi memang ada orang yang benar-benar sial karena menabrak kucing!” Menabrak atau tidak menabrak kucing, kesialan akan selalu terjadi pada seseorang. Ketika orang menabrak kucing ketika berkendara, mereka akan secara otomatis mengasosiasikan dirinya dengan mitos kucing yang ada di masyarakat kita. Kalaupun hari itu mereka harusnya tidak mengalami kesialan apapun, mereka akan tersugesti bahwa mereka akan tertimpa sial dan hal itu yang akan secara sendirinya mendatangkan kesialan pada mereka. Jika mereka memang sedang waktunya sial, mereka akan selalu mengaitkannya dengan kucing yang tadi mereka tabrak.
Hal ini sebenarnya bisa dijelaskan lewat beberapa ilmu, tapi yang paling menarik dan paling masuk akal adalah lewat buku dari Rhonda Byne yang berjudul “The Secret”, Tentang hukum tarik menarik. Pada salah satu bagian dari bukunya, tertulis bahwa orang-orang biasa memikirkan hal buruk yang akan terjadi pada mereka, dan ketika hal buruk tersebut terjadi mereka akan bertanya-tanya bagaimana hal tersebut terjadi. Yang terjadi di sini adalah seseorang biasanya menanamkan pikiran buruk pada otak mereka dan otak lalu akan mengamplifikasi pikiran tersebut, dan mau tidak-mau, seluruh tubuh orang tersebut akan “memanggil” hal buruk pada diri orang tersebut. Nah, fenomena inilah yang sering terjadi ketika orang membicarakan tentang mitos sial kematian kucing bagi si penabraknya.

Habbatussauda, Obat AIDS-Kanker Paling Mujarab Rekomendasi Rasulullah

Habbatussauda atau yang biasa dikenal juga dengan nama jintan hitam inilah obat AIDS-Kanker paling mujarab rekomendasi Rasulullah saw. Hal ini juga diperkuat oleh hadist shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, dimana inti dari hadist tersebut adalah bahwa Al Habbatussauda memiliki kemampuan untuk mengobati segala macam penyakit, dan hanya maut atau kematianlah yang tidak bisa disembuhkan oleh rempah-rempah tersebut.

Habbatussauda, Obat AIDS-Kanker Paling Mujarab Rekomendasi Rasulullah
Habbatussauda, Obat AIDS-Kanker Paling Mujarab Rekomendasi Rasulullah Sejak Bertahun-Tahun Lalu

Habbatussauda adalah rempah-rempah yang juga berguna sebagai pengobatan, dimana bentuknya ialah butiran biji kecil yang warnanya hitam pekat. Sebelum perkembangannya sebagai obat AIDS paling mujarab dari masa Rasulullah, ternyata tanaman ini sudah selama ribuan tahun digunakan masyarakat di sekitar Timur Tengah, India, dan Pakistan sebagai obat dari berbagai macam penyakit yang biasa menyerang pada masa itu.

Rempah ini juga dikenal dengan banyak nama lain di dunia yang semuanya berbeda mulai dari black seed, black cumin, kaludur, black caraway, natura seed, hingga nigella sativa. Sebelum dinobatkan oleh orang-orang sebagai bahan pengobatan AIDS-Kanker paling mujarab dan alami, ternyata tanaman ini sudah menjadi salah satu alternatif pengobatan herbal dari tahun 3000 hingga 2000 sebelum Masehi. Penggunaan jintan hitam sebagai bahan pengobatan juga tercatat pada banyak literatur kuno yang dituliskan oleh berbagai orang seberti Al-Antiki, Al-Baghdadi, hingga Ibnu Sina yang saat itu terkenal sebagai seorang ahli pengobatan. Catatan yang lebih tua datang dari Dioscoredes yang tanggalnya bisa dilacak hingga abad pertama Masehi dimana saat itu jintan hitam dicatat sebagai obat saluran pernafasan.

Penyebutan jintan hitam dalam beberapa artikel berjudul “inilah obat AIDS-Kanker paling mujarab rekomendasi Rasulullah” biasanya juga diikuti oleh kutipan hadist yang sebelumnya telah disebut di atas, dan ternyata catatan ini juga ada pada Alkitab terbitan Easton. Penyebutan jintan hitam yang ditulis sebagai ketsah atau black cummin muncul pada Kitab Yesaya yang ada dalam Perjanjian Lama. Bukan hanya pada versi Easton, tapi penyebutan jintan hitam juga muncul pada alkitab terbitan Watch Tower Bible and Tract Society of Pennsylvania.

Alasan Jintan Hitam Bisa Memiliki Julukan “Obat AIDS-Kanker Paling Mujarab Rekomendasi Rasulullah”

Meskipun dipercaya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, tapi mengapa jintan hitam dianggap tidak hanya sebagai obat AIDS, tapi juga sebagai obat kanker paling mujarab? Ternyata setelah dilakukan penelitian, banyak hal yang membuat jintan hitam cocok dengan panggilan tersebut yaitu:
  • Sebagai penguat sistem imunitas tubuh ketika melawan kuman, bakteri, hingga virus. Hal ini dibuktikan lewat penelitian pada tahun 1986 yang dilakukan oleh Dr. Ahmad Al Qadhy. Juga tertulis pada jurnal farmasi di Pakistan pada tahun 1992.
  • Mampu meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan HIV dan Kanker. Konon klaim ini dibuat berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh professor G. Reitmuller yang saat itu bertugas sebagai direktur dari institut Immonologi di Universitas Munich.
  • Mampu meningkatkan fungsi otak seseorang yang terjadi karena adanya kandungan omega 3 dan 6 dari dalam jintan hitam.
  • Mampu menghilangkan gejala penyakit pernafasan seperti bronkitis. Hal ini didasarkan pada catatan dari Dioscoredes.
  • Memiliki unsur Sapion yang berfungsi layaknya kortikosteroid sehingga seseorang yang mengonsumsinya akan bisa terbebas dari gangguan tidur.
Dengan fakta-fakta tersebut, tidak heran bahwa inilah obat AIDS-Kanker paling mujarab rekomendasi Rasulullah.

Betapa Luar Biasa Manfaat Makan Pakai Tangan

Masya Allah, betapa luar biasa manfaat makan pakai tangan seperti yang telah diajarkan oleh Rasulullah SAW, terutama jika kita menggunakan tiga jari kita untuk itu.

Betapa Luar Biasa Manfaat Makan Pakai Tangan
Manfaat Makan Pakai Tangan, Terbukti Lewat Ilmu Pengetahuan
Muslim pernah meriwayatkan sebuah hadits tentang bagaimana manusia sebaiknya makan menggunakan tangan kanan, dimana ini juga termasuk dalam sunnah dari Rasulullah SAW tentang bagaimana kita sebaiknya makan menggunakan hanya tiga jari untuk makan, dan kemudian menjilat jari-jari tadi demi membersihkannya. Dan ternyata belakangan diketahui bahwa ternyata terdapat manfaat makan pakai tangan, bukannya dengan menggunakan sendok, garpu, atau alat bantu makan yang lainnya. 
Imam Al-Ghazali menjelaskan dalam kitabnya yang diberi judul Ihya’ Ulumiddinnya bahwa aktifitas makan sendiri bisa dilihat oleh orang-orang dari 4 sisi yang berbeda, dimana makan hanya dengan satu jari bisa menghindarkan seseorang dari sifat yang mudah marah, jika dengan dua jari akan menghilangkan kesombongan, dengan 3 jari bisa menhindarkan penyakit lupa, sementara 4 atau lima bisa menghindarkan diri dari kerakusan. Tapi apakah hanya ini manfaat makan menggunakan tangan? Ternyata tidak.
Setelah dilakukan penelitian lebih lanjut, ternyata menggunakan tangan ketika makan bisa menjadi jauh lebih sehat jika dibandingkan kita menggunakan sendok. Hal ini disebabkan karena pada tangan kita ternyata ada sebuah enzim yang amat berguna, yaitu enzim yang bernama RNase. Enzim ini memiliki kemampuan untuk menurunkan aktivitas dari banyak bakteri yang ada di tangan saat kita makan. Enzim ini juga ternyata mampu melakukan proses depolarisasi pada RNA, tapi tetap harus diingat bahwa kita harus mencuci bersih dulu tangan kita sebelumnya. Masya Allah, betapa luar biasa manfaat makan pakai tangan.
Justru menggunakan sendok ternyata tidak begitu aman. Ketika kita sudah kotor karena beraktivitas, mungkin kita kira sendok merupakan sebuah alternatif yang baik untuk menjadi alat bantu kita makan, tapi ternyata dalam kondisi kelembaban dan temperatur tertentu, pertumbuhan bakteri dan uap air pada udara mampu menempel di sendok dan membuatnya menjadi jauh lebih berbahaya daripada menggunakan tangan. Memang, bisa kita buat sendok tadi menjadi steril, tapi kita harus dengan baik membersihkannya, dan memastikan tidak ada lagi kuman yang menempel.
Beberapa Kelebihan Makan Menggunakan Tangan
Ternyata selain makan menggunakan tangan bermanfaat bagi kesehatan, kegiatan ini memiliki banyak manfaat lain yaitu:
• Tangan kita lebih peka terhadap bakteri-bakteri yang ada
Tangan kita dipercaya memiliki kepekaan lebih tinggi terhadap bakteri di sekitar kita, dan dengan adanya RNase pada tangan, ia akan menguraikan bakteri tersebut hingga menyebabkan mereka tidak lagi menjadi aktif.
• Adanya syaraf langsung dari tangan yang terhubung ke otak
Pada tangan, ada jaringan syaraf yang langsung terhubung pada otak. Mengapa hal ini penting? Karena ketika kita merasakan suhu dengan ujung jari maka otak juga akan menerima transmisi ini sehingga badan akan lebih siap terhadap suhu dari makanan tersebut.
• Tangan sebagai perantara hati ketika kita sedang makan
Makan dengan tangan bisa membuat kita lebih menikmati makanan yang sedang kita santap.
Setelah mengetahui fakta-fakta tersebut, nampaknya hanya ada satu yang bisa kita katakan. Masya Allah, betapa luar biasa manfaat makan pakai tangan.

Rahasia Mujarab Terkabulnya Doa Yang Justru Kita Lewatkan

Kita berdoa kepada Tuhan dengan maksud memohon sesuatu yang belum kita miliki dan berharap Tuhan mengabulkanya entah dalam waktu cepat atau lambat. Sebagian sumber memang ada yang mengatakan bahwa Tuhan tak pernah menyia-nyiakan doa kita. Tuhan hanya akan mengabulkan doa kita di saat yang tepat. Di saat dimana kita benar-benar membutuhkan realisasi doa tersebut. Tetapi, semakin berkembanganya jaman semakin dangkal pula lah pemikiran manusia yang kebanyakan hanya mau meminta tanpa memperhatikan apakah dia sudah pantas dan sudah benar meminta. Bahwasanya ternyata ada beberapa faktor yang membuat doa kita tidak terkabul, hal itu justru adalah hal sepeleh yang sama sekali tidak kita ingat. Berikut beberapa rahasia mujarab terkabulnya doa yang justru kita lewatkan para pecinta kumpulan misteri semuanya.

Rahasia Mujarab Terkabulnya Doa Yang Justru Kita Lewatkan
Makanan
Makanan adalah sesuatu yang kita cari dan kita masukan kedalam tubuh kita, diproses menjadi darah dan daging. Maka dari itu apa yang kita makan akan mendarah daging didalam tubuh kita. Begitu juga dengan baik buruknya makanan tersebut. Jika makanan tersebut baik maka akan mendarah daging menjadi hal yang baik pula. Tetapi jika makanan itu buruk maka akan mendarah daging menjadi yang buruk pula di dalam tubuh kita. Kebaikan dan keburukan makanan tak dinilai dari rasa dan penampilannya, tetapi dari bagaimana makanan itu berasal, bagaimana kita mendapatkan makanan tersebut. dengan cara halal kah atau dengan cara haram kah?
Sebuah hadist nabi yang diriwayatkan oleh HR. Tabrani mengatakan bahawa dahulu Sa’ad Bin Ai Waqash pernah meminta baginda rosullullah untuk mendoakannya agar segera di kabulkan. Maka serta merta baginda menjawab, “hai Sa’ad perbaikilah makanan mu maka niscaya doamu akan di kabulkan. Sesungguhnya orang yang telah memasukan makanan haram kepada tubuhnya maka doanya tidak akan diterima selama 40 hari”. Tak hanya itu saja sebuah riwayat dan sumber yang menjelaskan dan menunjukan bukti bahwa makanan sering kali kita lupakan sebelum kita berdoa. 
Suatu kisah ada seorang ulama di arab yang setiap doanya selalu dikabulkan oleh Allah. Suatu hari ulama itu pergi ke kota untuk membeli kurma, ketika penjual kurma sedang melayaninya dan menimbang kurmanya, dia melihat ada satu kurma tergeletak di dekat timbangan. Dia pun mengambil dan memakan kurma itu karena mengira bahwa kurma itu adalah kurma miliknya yang jatuh saat proses penimbangan. Menjelang beberapa hari setelah kejadian itu, dia tak merasakan adanya perubahan hanya suatu ketika ketika dia sedang berzikir ada dibelakangnya suara-suara ghaib yang sedang bercakap-cakap membicarakan dia. “ kau lihat, lelaki tua itu? Dia adalah lelaki yang dulunya selalu dikabulkan doa-doanya oleh Allah, tetapi sekarang doa-doanya tidak akan dikabulkan selama 40 hari karena dia telah memakan sesutu yang bukan haknya”. Mendengar percakapan itu, lelaki alim itu langsung bingung dan mengingat-ingat makanan apakah yang sekiranya telah masuk kedalam kerongkongannya yang bukan haknya. Maka dia ingat akan kejadian buah kurma itu. Hingga setelah itu lelaki ini langsung kembali ke kota dan mencari pedagang kurma yang dulu. Sayangnya sesampai disana pedagang korma telah berganti, bukan lagi orang yang dulu melayaninya. Begitu dia meminta penjelasan baru tahulah dia jika pedagang kurma yang dulu telah meninggal dan kini anaknya yang meneruskan. Maka diapun segera menceritakan perihal yang menimpa dirinya, sang anak memaafkan dan mengikhlaskan kurma itu. Tetapi ternyata ahli waris dari pedagang kurma itu bukan hanya satu orang melainkan 7 orang, maka pergilah lelaki alim itu menemui satu persatu ahli waris sang pedagang kurma. Setelah lengkap semua ahli waris memaafkan dan mengikhlaskan beliau tampak lega. Sambil menuju perjalanan pulang terdengarlah kembali percakapan ghaib dibelakangnya “lihatlah..dialah lelaki alim yang kemarin doa-doanya tak dikabulkan oleh Allah, tetapi sekarang Allah sudah mengabulkan doanya”.
Pelajaran Dari Pentingnya Makanan Halal Terhadap Doa Kita
Melihat kisah yang tidak main-main diatas tentunya kita harus sadar. Bahwa benar adanya bahwa makanan adalah faktor penyebab tidak terkabulnya doa yang sering kita remehkan. Apalagi manusia sekarang banyak yang menganggap semuanya remeh. Apa yang ada di meja makan langsung dimakan karena menganggap siapapun yang memiliki pasti akan mengikhlaskannya. Padahal tak seharusnya kita menarik kesimpulan seperti itu. Pada kenyataanya ihklas adalah hal yang tidak mudah. Dan jika seseorang tidak mengikhlaskan akan apa yang sudah masuk kedalam tubuh kita maka sudah masuk dalam hitungan makanan haram. Maka dari itu sebaiknya kita berhati-hati dalam memperhatikan makanan yang masuk karena bisa menjadi rahasia mujarab terkabulnya doa yang justru kita lewatkan

Belum 5 Detik! Makanan Jatuh ke Lantai, Mitos atau Fakta?

Istilah ‘belum 5 detik’ tentu berbeda jauh dengan istilah ‘belum 5 menit’, Anda para pecinta kumpulan misteri juga tentu pernah mendengar mengenai penggunaan istilah-istilah tersebut, tapatnya yaitu keketika seseorang ada yang menjatuhkan makanan yang hendak dimakannya, kemudian setelah terjatuh makanan tersebut ia pungut dengan cepat, kemudian memakannnya sambil mengucapkan salah satu dari kedua istilah tadi. Akan tetapi, Anda tentunya tidak pernah tau apakah makanan tersebut masih aman untuk dikonsumsi karena diambil sebelum 5 detik, dan kumannya belum menyebar karena belum 5 menit, apakah hal ini benar sebagai fakta atau hanya mitos belaka? Inilah jawaban dan penjelasannya.

Belum 5 Detik! Makanan Jatuh ke Lantai, Mitos atau Fakta?
Aturan Dalam Istilah ‘Belum 5 Detik’
Aturan dalam istilah ‘belum 5 detik’ ini tentu sudah dikenal di negara Amerika dengan sebutan ‘5 second rule’, dalam aturan tersebut ada anggapan yang menyatakan bahwa apabila makanan terjatuh kemudian langsung diambil maka makanan tersebut dinyatakan belum kotor. Namun, hal ini masih tetap menjadi bahan perdebatan, apakah benar atau hanya mitos saja. Sementara itu di negara Indonesia, aturan atau bahkan istilah yang sering diucapkan tersebut bukanlah ‘belum 5 detik’, melainkan istilah ‘belum 5 menit’. Hal ini tentunya mengundang banyak perdebatan pula, karena waktunya yang cukup lama dibandingkan dengan 5 detik. Sementara aturan 5 detik itu sendiri, dinyatakan demikian karena terdapat beberapa pendapat yang menyatakan bahwa kotoran atau bahkan bakteri memerlukan waktu yang cukup lama untuk berpindah dari lokasi tempat makanan tersebut jatuh hingga sampai pada makanan tersebut, waktu yang cukup lama tersebut diperkirakan sekitar 6 detik.
Sejarah Istilah ‘belum 5 detik’
Untuk sejarah dari penggunaan istilah itu sendiri, terdapat beberapa versi yang berbeda-beda, diantaranya adalah kisah yang bermula dari pendiri kerajaan Mongol, yaitu Genghis Khan, pada masa kerajaannya tersebut Genghis Khan mengimplementasikan mengenai makanan yang masih dapat dimakan setelah jatuh ke lantai dengan waktu sebanyak 12 hingga 20 jam kemudian. Namun, pada saat ini, ketika jaman sudah berganti menjadi era yang lebih modern, hal tersebut pun diubah menjadi sebuah istilah dengan aturan waktu yang lebih singkat, yaitu hanya 5 detik saja.
Adapun kisah lainnya yang menjadi sejarah bagi istilah ‘belum 5 detik’ ini adalah bermula dari adanya sebuah iklan dengan produk pembersih lantai. Dalam iklan tersebut ditunjukkan mengenai sebuah kisah tentang makanan yang jatuh ke lantai, kemudian dapat di makan kembali, dalam waktu pengambilan makanan yang kurang dari 5 detik. Dalam iklan terseut kemudian disebutkan mengenai istilah ‘belum 5 detik’ itu, sehingga dari sinilah awal mulanya istilah tersebut berkembang dan bahkan membudaya dalam masyarakat dunia. Padahal pada iklan tersebut yang ingin ditunjukkan adalah kualitas dari produk pembersih lantai yang ditawarkan, bukan mengenai batas waktu untuk mengambil makanan yang telah jatuh.
Sejarah mengenai iklan yang menjadi asal muasal mengenai istilah ‘belum 5 detik’ tersebut memang menjadi sejarah yang paling banyak dipercaya oleh orang-orang, namun untuk keberadaan atas iklan tersebut itu sendiri belum diketahui pasti keberadaannya.
Mitos ataukah Fakta?
Untuk mengetahui mengenai kemanan dari makanan yang sudah jatuh tersebut, dan termasuk mitos ataukah fakta? Tentu perlu dilakukan adanya beberapa penelitian atau pun observasi. Seperti halnya berdasarkan salah satu studi observasi mengenai istilah tersebut pun diketahui bahwa sebanyak 70% untuk wanita, dan laki-laki sekitar 56% mulai mempercayai mengenai aturan dari istilah ini. namun, kebanyakannya mereka hanya mengimplikasikannya pada makanan saja, seperti halnya permen, kue, dan tidak termasuk bagi makanan basah, seperti halnya sayuran.
Sementara itu, untuk hasil dari penelitian mengenai istilah ‘belum 5 detik’ ini, justru dikatakan bahwa waktu tersebut terlalu lama untuk menunggu kuman, bakteri, ataupun kotoran lainnya masuk ke dalam makanan. Hal ini sama artinya dengan pernyataan bahwa sebelum 5 detik, semua jenis kotoran tersebut sudah dapat memasuki makanan yang terjatuh tadi, entah untuk jenis permukaan lantai, jalanan, atau apapun. Kemudian setelah 1 menit berlalu, dalam makanan tersebut jumlah bakteri, kuman, atau bahkan kotoran yang ada, dapat bertambah sebanyak 10 x lipat. Oleh sebab itulah istilah ‘belum 5 detik’ saja sudah banyak menjadi bahan perbincangan, dan tentunya bagaimana yang terjadi dengan istilah seperti yang terdapat di negara kita yaitu ‘belum 5 menit’? Hal itu dapat Anda bayangkan sendiri.
Pada dasrnya meskipun lantai rumah Anda tampak terlihat bersih, tetapi Anda harus tetap mewaspadai keamanan dan kebersihan dari lantai tersebut. Karena pada lantai yang sudah terinjak, entah itu dengan kaki, sandal atau bahkan mungkin sepatu, hal ini dapat langsung menjadikan lantai rumah Anda sebagai sarang dari berbagai jenis, bakteri serta kuman-kuman yang berbahaya bagi tubuh. Bahkan sebuah penelitian menyatakan bahwa 90% sepatu yang kita gunakan sehari-hari itu menyimpan bakteri yang sangat berbahaya yaitu E Colli. Bakteri jenis ini dapat membuat Anda diare ataupun demam karenanya

Stop Makan Sambil Bersandar Pada Tembok Atau Kursi!

Rasulullah selalu menasehati agar jangan makan sambil bersandar. Percaya atau tidak, ternyata posisi bersandarpun tidak dianjurkan dalam dunia medis atau kesehatan. Pasalnya, ada beberapa alasan yang menjadikan posisi ini sangat tidak menyehatkan bagi Anda. Terlebih bagi mereka yang memang memiliki riwayat kesehatan tidak begitu baik dari hari ke hari. Posisi makan semacam ini akan memperparah kondisi beberapa organ di dalam tubuh.


Stop Makan Sambil Bersandar Pada Tembok Atau Kursi!
Pecinta kumpulan misteri, posisi makan sambil bersandar ternyata berhubungan pula dengan adab kesopanan. Gaya makan ini menandakan gaya makan raja lalim di masa atau zaman jahiliyah saat itu. Hanya orang-orang yang lalim atau kejam yang umumnya makan dengan gaya bersandar seperti ini. Biasanya Anda akan menemukan raja lalim makan sambil bersandar seraya menyilangkan kedua kaki atau paha di depan tubuhnya.
Tentunya Anda tak ingin bukan mencontoh gaya hidup raja lalim selama ini? Itulah mengapa Rasulullah pun tak menganjurkan Anda untuk makan sembari bersandar. Selain tak sopan secara adab, posisi ini tentunya membuat Anda kenyang lebih lama. Pasalnya keadaan lambung ketika bersandar akan memelar atau mengembang dari ukuran sebelumnya. Tentunya tanpa terasa Anda akan makan lebih banyak dari yang Anda pikirkan.
Berbeda dengan makan sambil sedikit membungkukkan badan sedikit ke arah depan. Posisi ini akan membuat lambung tertekan dengan sendirinya dan menormalkan ukuran lambung. Sehingga Anda akan merasa kenyang jauh lebih cepat dari yang Anda perkirakan. Kalau sudah begini, bisa dipastikan jumlah makanan yang dikonsumsi pun tidak sebanyak ketika bersandar. Inilah alasan jelas kenapa jangan makan sambil bersandar pada dinding ataupun kursi.
Bahaya Makan Sambil Bersandar
Seperti yang kita ketahui, Rasulullah pun tak pernah mengajarkan kita untuk makan terlalu berlebihan. Ini artinya Beliau mengajarkan kita untuk berhenti makan sebelum kenyang. Beliau pun tak menganjurkan kita makan ketika terlalu lapar, karena akan menambah porsi makan dari yang seharusnya. Hal inilah yang sebaiknya kita teladani, karena ada banyak makna berharga dibalik nasehat-nasehat tersebut bagi kesehatan kita masing-masing.
Makan kekenyangan pastinya akan membuat mata jauh lebih cepat mengantuk dari sebelumnya. Jika sudah begini, biasanya Anda akan memilih untuk tidur daripada melakukan aktivitas lainnya bukan? Padahal dalam dunia kesehatan sendiri, tidur sesuai makan sangat dilarang. Hal ini dikarenakan mampu memicu Anda terserang penyakit berbahaya, seperti Diabetes Mellitus (DM) type 2, stroke, serangan jantung dan lain-lainnya. Sudah cukup mengerti bukan kenapa jangan makan sambil bersandar?
Selain beberapa alasan di atas, ada pula beberapa fakta lain yang diungkapkan perihal makan sambil bersandar. Salah satunya adalah kondisi lambung yang terlalu penuh akibat makan terlalu banyak. Kondisi tersebut membuat lambung Anda sendiri dipenuhi makanan yang harus dilakukan pencernaan. Mau tak mau seluruh energi serta oksigen yang ada di dalam tubuh terfokus untuk melakukan tugas berat tersebut selama beberapa waktu.
Alhasil asupan oksigen menuju otak pun semakin menipis atau berkurang dari jumlah seharusnya. Anda pun akan merasakan akibatnya sesegera mungkin, yakni fungsi otak yang menurun. Atau dengan kata lain Anda akan kesulitan berpikir yang terlalu berat ketika lambung cukup penuh. Tak jarang beberapa teman ataupun kerabat pun mengatakan Anda telmi saat itu. Masih tak mempercayai larangan jangan makan sambil bersandar yang disebutkan?
Tahukah Anda mengapa penyakit-penyakit di atas bisa dialami oleh Anda? Kuncinya tak lain dan tak bukan adalah kelebihan cadangan lemak guna melakukan aktivitas di dalam tubuh. Sayangnya hal tersebut tak hanya dialami oleh mereka yang berbadan tambun. Anda yang berbadan kurus pun bisa saja mengalami penyakit-penyakit berbahaya tersebut. Pasalnya kelebihan cadangan lemak tak hanya disimpan di bawah kulit yang berakibat kegemukan, tetapi ada pula di liver, jantung, pankreas dan pembuluh darah.
Alasan-alasan di atas perlu Anda cermati secara seksama bila ingin mendapatkan hidup sehat beberapa tahun ke depan. Untuk Anda yang bertubuh langsing pun, jangan membiasakan pola hidup dan makan yang tidak sehat. Karena bukan tidak mungkin Anda terserang penyakit berbahaya layaknya diabetes atau serangan stroke. Cukup shock bukan kalau hal ini terjadi secara tiba-tiba padahal belum ada persiapan matang untuk menghadapinya.
Posisi makan yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah sendiri adalah makan dengan posisi badan tegak atau sedikit miring ke arah depan. Beliau tidak pernah sekalipun makan sambil bersandar pada kursi ataupun dinding untuk menopang tubuhnya. Ia pun menghindari melipat kaki atau bersila layaknya raja lalim menyantap sajian yang dihidangkan. Rasulullah selalu mencondongkan badan ke depan dengan posisi kaki tertekuk layaknya hamba yang makan. Jadi, masih tidak mengacuhkan larangan jangan makan sambil bersandar dari beberapa alasan yang diungkapkan?

Back To Top