-->
Home » » Kenapa Nabi Sayang Dengan Kucing ? Inilah Faktanya

Kenapa Nabi Sayang Dengan Kucing ? Inilah Faktanya

Tahukah anda bahwa nabi kita muhammad SAW adalah penyayang binatang kucing, akan tetapi bukan hanya kucing, nabi memang sayang kepada semua makhluk hidup dan semua diperlakukan mulia, namun yang banyak mendapat sorotan adalah nabi suka sama kucing.
Dirumahnya nabi mempunyuai kucing peliharaan bernama mueeza, Salah satu sifat kucing peliharaan nabi yang paling beliau sukai adalah ‘Mueeza selalu mengeong ketika mendengar adzan, dan seolah-olah ngeongnya seperti ngikutin lantunan suara adzan’

Pernah suatu ketika nabi mau ngambil jubahnya, ternyata kucingnya lagi tidur diatas jubahnya, nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri kucing dari jubahnya supaya tidak mengganggu kucingnya yang sedang tidur
Pas Nabi pulang ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada nabi, sebagai balasan, nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu
Rasulullah SAW menegaskan pada beberapa hadis bahwa kucing tidak najis, dan menyebutnya sebagai binatang yang berkeliling di sekitar rumah, beliau bahkan berwudhu menggunakan air bekas minuman kucing karena dianggap suci.
yang menjadi pertanyaan adalah Bagaimana Rasulullah mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis, padahal seperti kita ketahui bahwa rasul bukanlah seorang dokter ahli, bukankah untuk mengetahui bahwa kucing tidak najis harus melakukan penelitian ilmiah?
Jawabannya adalah semua itu tidak akan terjadi jika ia bukan seorang utusan Allah yang tidak pernah berbicara menggunakan nafsu, Mahabenar Allah ketika berfirman : ”Tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya, Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang di wahyukan (kepadanya)”. ( QS.Al-Najm (53):3-4)
Walaupun nabi tidak membuktikan secara ilmiah, akan tetapi banyak para ahli yang melakukan penelitian, dan akhirnya fakta ilmiah yang berbicara :
FAKTA ILMIAH 1
Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri, Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.
Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.
Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
Apakah anda pernah melihat kucing kecebur got dan badannya penuh lumpur hitam ? beberapa jam kemudian, badan kucingpun kembali bersih, itulah lidah ajaib dari kucing yang mampu membersihkan tubuhnya seperti habis mandi.
FAKTA ILIMIAH 2
Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.
Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan, di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus, terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.
Hasil yang didapatkan adalah:
  • Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata tidak berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
  • Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
  • Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil tidak berkuman.
  • Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
  • Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba, Liurnya bersih dan membersihkan.
Komentar Para Dokter yang Bergelut dalam Bidang Kuman
Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing, Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak adalah terdapat pada anjing, manusia 1/4 anjing, kucing 1/2 manusia.
Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.
Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll) Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya, Ia tdk banyak berjemur dan tidak dekat2 dgn air, Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.
FAKTA ILMIAH 3
Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.
Zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi, dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan, selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress.
DALIL HADIS
Sisa makanan kucing hukumnya suci, diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah, Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.”
Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana.
Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Abu Qatadah RA, yang mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang kucing, ”Ia tidak najis. Ia binatang yang sering keliling diantara kalian.” Hadis ini diriwayatkan oleh Malik, Ahmad dan imam hadis lain. Oleh karena itu kucing adalah binatang yang badan, keringat, bekas dan sisa makananntya suci (Lih. Ibnu Taimiiyah , Syarh Jawami’ al Akhbar, dengan komentar dari Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al-Barrak.)
Kebiasaan kucing yang dikenal adalah membersihkan dirinya, kucing adalah binatang yang bersih karena kegiatan hariannya adalah membersihkan diri.

0 comment:

Posting Komentar

Back To Top